MODEL DAKWAH DALAM POLARISASI KOMUNITAS (Kajian Sejarah Dakwah Rasulullah SAW)

Main Article Content

Akhirudin Akhirudin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model dan dinamika dakwah Rasulullah SAW pada fase awal, khususnya saat diperintahkannya dakwah secara terang-terangan kepada kaum kerabat (asyirah al-aqrabin). Fokus utama kajian ini adalah menganalisis bagaimana polarisasi respon yang terjadi di lingkungan keluarga inti Rasulullah SAW dan bagaimana prinsip uswatun hasanah menjadi landasan etis dalam penyampaian risalah tersebut.


Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan historis (historical approach). Data primer bersumber dari kitab-kitab Sirah Nabawiyah klasik seperti karya Ibnu Hisyam, Syaikh Shafiyurrahman Al-Mubarakfury, dan sumber otoritatif lainnya. Teknik analisis data dilakukan secara holistik untuk merekonstruksi peristiwa dakwah di kalangan Bani Hasyim dan Bani Muththalib.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah kepada keluarga dekat merupakan kode etik fundamental bagi seorang dai sebelum menjangkau masyarakat luas. Dalam prosesnya, terjadi polarisasi komunitas keluarga ke dalam empat kategori respon. Kelompok Akseptan Mutlak: Mereka yang langsung menerima Islam dan meninggalkan paganisme (diwakili oleh Khadijah binti Khuwailid dan Ali bin Abi Thalib). Kelompok Oposan Radikal: Mereka yang menolak secara keras dan menjadi musuh dakwah (diwakili oleh Abu Lahab). Kelompok Simpatisan Non-Muslim: Mereka yang menolak memeluk Islam tetapi memberikan perlindungan politik dan keamanan penuh terhadap dakwah (diwakili oleh Abu Thalib). Kelompok Akseptan Gradual: Mereka yang awalnya menolak atau bersikap netral namun kemudian memeluk Islam setelah melalui proses waktu yang lama (diwakili oleh Hamzah bin Abd al-Muththalib dan Abu Sufyan).


Penelitian ini menyimpulkan bahwa tantangan dakwah tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari lingkungan internal. Keberhasilan dakwah Rasulullah dalam menghadapi polarisasi ini terletak pada integritas pribadi (al-Amin) dan keteguhan strategi yang mengombinasikan peringatan keras (andzir) dengan pendekatan emosional yang persuasif.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
MODEL DAKWAH DALAM POLARISASI KOMUNITAS (Kajian Sejarah Dakwah Rasulullah SAW). (2025). Muqaddimah, 16(2), 79-91. https://doi.org/10.71247/25rbpk81
Section
Articles

How to Cite

MODEL DAKWAH DALAM POLARISASI KOMUNITAS (Kajian Sejarah Dakwah Rasulullah SAW). (2025). Muqaddimah, 16(2), 79-91. https://doi.org/10.71247/25rbpk81

References

Akhirudin. (2017). Kordinat UIN. Kordinat UIN, XVII, 1–11.

As-Sallabi, A. M. (2020). Sejarah Lengkap Rasulullah. Pustaka Al-Kautsar.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revi). Remaja Rosdakarya.

Shihab, M. Q. (2022). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.

Shukri, A. S. M. (2023). METOD DAKWAH TERBAIK: HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM DAKWAH NABI MUHAMMAD (SAW). September 2023. https://dhomir.com/index.php/penyejuk-jiwa/metod-dakwah-terbaik-hikmah-kebijaksanaan-dalam-dakwah-nabi-muhammad-saw

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Alfabeta.