Merawat Kemerdekaan melalui Pendidikan: Peran Universitas Ibnu Chaldun dalam Membangun Ekosistem Perbankan Syariah
Main Article Content
Abstract
Kemerdekaan sebuah bangsa tidak cukup dimaknai sebagai peristiwa politik masa lalu, melainkan harus dirawat secara terus-menerus melalui penguatan kedaulatan ekonomi, termasuk kedaulatan di bidang keuangan syariah. Artikel ini bertujuan mengkaji peran perguruan tinggi, khususnya Universitas Ibnu Chaldun melalui Program Studi Perbankan Syariah, dalam membangun ekosistem perbankan syariah nasional yang tangguh dan berkelanjutan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka, artikel ini menelaah keterkaitan antara teori human capital, teori maqashid syariah, dan pemikiran Ibnu Khaldun tentang ilmu pengetahuan sebagai fondasi peradaban, dengan realitas empiris pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia yang menurut data Otoritas Jasa Keuangan mencatatkan total aset sebesar Rp980,30 triliun pada akhir 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan tinggi berperan sebagai simpul strategis dalam ekosistem perbankan syariah, yakni sebagai penyedia sumber daya insani yang kompeten secara teknikal maupun secara syariah, sebagai mitra edukasi dan literasi keuangan masyarakat, serta sebagai mitra riset dan inovasi produk yang selaras dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan. Artikel ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis fiqh muamalah kontekstual, kolaborasi trilateral antara kampus, regulator, dan industri, serta penguatan riset terapan sebagai strategi Universitas Ibnu Chaldun dalam merawat kemerdekaan ekonomi bangsa melalui jalur pendidikan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.