Analisis Pemilihan Katalis pada Proses Produksi Biodiesel melalui Reaksi Transesterifikasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

Main Article Content

Herdianza
Anjas Wilapangga

Abstract

Biodiesel merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi menggantikan bahan bakar fosil karena bersifat ramah lingkungan, dapat diperbarui, serta mampu mengurangi emisi gas rumah kaca. Keberhasilan proses produksi biodiesel melalui reaksi transesterifikasi sangat dipengaruhi oleh pemilihan jenis katalis yang digunakan. Meskipun berbagai penelitian telah mengevaluasi kinerja katalis seperti natrium hidroksida (NaOH), kalium hidroksida (KOH), dan kalsium oksida (CaO), proses pemilihan katalis umumnya masih didasarkan pada satu parameter tertentu dan belum mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan ekonomi secara terpadu. Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas pemilihan katalis pada proses produksi biodiesel menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu rendemen biodiesel, konsentrasi katalis, dan harga katalis. Penelitian dilakukan melalui studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai publikasi ilmiah, kemudian dianalisis menggunakan matriks perbandingan berpasangan (pairwise comparison) untuk memperoleh bobot prioritas masing-masing kriteria dan alternatif. Konsistensi penilaian dievaluasi menggunakan Consistency Index (CI) dan Consistency Ratio (CR). Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi katalis merupakan kriteria yang paling berpengaruh dengan bobot sebesar 0,66, diikuti rendemen biodiesel (0,21) dan harga katalis (0,13). Berdasarkan evaluasi alternatif, katalis NaOH memperoleh bobot prioritas tertinggi sebesar 0,58, diikuti CaO sebesar 0,30 dan KOH sebesar 0,12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NaOH memiliki keseimbangan terbaik antara efisiensi teknis dan aspek ekonomi sehingga direkomendasikan sebagai katalis yang paling optimal pada proses transesterifikasi biodiesel. Pendekatan berbasis AHP yang diterapkan dalam penelitian ini dapat menjadi kerangka pengambilan keputusan yang sistematis dan objektif dalam pemilihan katalis, serta berpotensi mendukung pengembangan proses produksi biodiesel yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Herdianza, & Anjas Wilapangga. (2026). Analisis Pemilihan Katalis pada Proses Produksi Biodiesel melalui Reaksi Transesterifikasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Jurnal Fitofarmaka Dan Kesehatan , 2(1), 1-9. https://jurnal.uic.ac.id/JFK/article/view/578
Section
Article

How to Cite

Herdianza, & Anjas Wilapangga. (2026). Analisis Pemilihan Katalis pada Proses Produksi Biodiesel melalui Reaksi Transesterifikasi Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Jurnal Fitofarmaka Dan Kesehatan , 2(1), 1-9. https://jurnal.uic.ac.id/JFK/article/view/578

References

[1] S. M. Farouk, A. M. Tayeb, S. M. S. Abdel-Hamid, and R. M. Osman, “Recent advances in transesterification for sustainable biodiesel production, challenges, and prospects: a comprehensive review,” Environ. Sci. Pollut. Res., vol. 31, no. 9, pp. 12722–12747, 2024, doi: 10.1007/s11356-024-32027-4.

[2] B. O. Yusuf, S. A. Oladepo, and S. A. Ganiyu, “Efficient and Sustainable Biodiesel Production via Transesterification: Catalysts and Operating Conditions,” Catalysts, vol. 14, no. 9, 2024, doi: 10.3390/catal14090581.

[3] S. Maroa and F. Inambao, “A review of sustainable biodiesel production using biomass derived heterogeneous catalysts,” Eng. Life Sci., vol. 21, no. 12, pp. 790–824, 2021, doi: 10.1002/elsc.202100025.

[4] A. K. Rajak, S. Dalal, M. Harikrishna, U. K. Sahoo, M. S. L. Karuna, and P. K. Sarangi, “A comprehensive review of biomass-derived heterogeneous catalysts for efficient biodiesel production,” Asian J. Water, Environ. Pollut., vol. 22, no. 5, pp. 1–54, 2025, doi: 10.36922/AJWEP025130095.

[5] B. Changmai, C. Vanlalveni, A. P. Ingle, R. Bhagat, and L. Rokhum, “Widely used catalysts in biodiesel production: A review,” RSC Adv., vol. 10, no. 68, pp. 41625–41679, 2020, doi: 10.1039/d0ra07931f.