POTENSI FARMAKOLOGIS QUERCETIN-3-O-(GLUCOPYRANOSYL 1→2 RIBOPYRANOSIDE) DARI HYMENOSPORUM FLAVUM: ANALISIS KOMPUTASI IN SILICO

Main Article Content

Anjas Wilapangga
Zaid Ed Haris

Abstract

Latar Belakang: Eksplorasi metabolit sekunder dari bahan alam terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan kandidat obat antikanker yang aman dan ekonomis. Penelitian terbaru berhasil mengisolasi senyawa baru Quercetin-3-O-(glucopyranosyl 1→2 ribopyranoside) dari daun Hymenosporum flavum, namun profil farmakokinetika dan keamanannya belum diketahui secara mendalam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik ADMET (Absorption, Distribution, Metabolism, Excretion, and Toxicity) senyawa tersebut guna mengevaluasi potensinya sebagai kandidat obat secara in silico. Metode: Penelitian dilakukan dengan pendekatan komputasi menggunakan basis data PubChem untuk perolehan notasi SMILES dan platform pkCSM untuk memprediksi parameter farmakokinetika serta toksisitas. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki tantangan pada bioavailabilitas oral dengan absorpsi intestinal sebesar 21,13% dan permeabilitas Caco-2 yang rendah (-0,792 log Papp). Rendahnya penyerapan ini dipengaruhi oleh struktur glikosida polar dan kelarutan air moderat (-3,231 log mol/L). Distribusi senyawa cenderung terbatas pada area vaskular (VDss -1,534 log L/kg) dengan penetrasi sawar darah otak yang sangat minimal, sehingga risiko neurotoksisitas rendah. Proses metabolisme utamanya melibatkan enzim CYP3A4 tanpa menghambat isoenzim sitokrom P450 lainnya, menunjukkan risiko interaksi obat yang rendah. Dari sisi keamanan, senyawa ini diprediksi sangat aman karena bersifat non-mutagenik (uji AMES negatif), tidak hepatotoksik, memiliki ambang dosis toleransi tinggi (2,7 mg/kg/hari), serta toksisitas akut yang rendah (LD50 1,473 mol/kg). Kesimpulan: Senyawa Quercetin-3-O-(glucopyranosyl 1→2 ribopyranoside) memiliki profil keamanan yang sangat baik meskipun memerlukan optimasi sistem penghantaran obat untuk meningkatkan efisiensi absorpsi oralnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wilapangga, A., & Zaid Ed Haris. (2026). POTENSI FARMAKOLOGIS QUERCETIN-3-O-(GLUCOPYRANOSYL 1→2 RIBOPYRANOSIDE) DARI HYMENOSPORUM FLAVUM: ANALISIS KOMPUTASI IN SILICO. Jurnal Fitofarmaka Dan Kesehatan , 2(1), 8-17. https://jurnal.uic.ac.id/JFK/article/view/438
Section
Article

How to Cite

Wilapangga, A., & Zaid Ed Haris. (2026). POTENSI FARMAKOLOGIS QUERCETIN-3-O-(GLUCOPYRANOSYL 1→2 RIBOPYRANOSIDE) DARI HYMENOSPORUM FLAVUM: ANALISIS KOMPUTASI IN SILICO. Jurnal Fitofarmaka Dan Kesehatan , 2(1), 8-17. https://jurnal.uic.ac.id/JFK/article/view/438

References

APC. (2010). Hymenosporum flavum (Hook.) F.Muell. Atlas of Living Australia. https://bie.ala.org.au/species/https://id.biodiversity.org.au/node/apni/2912289

Bare, Y., Sari, D. R., Rachmad, Y. T., Tiring, S. S. N. D., Rophi, A. H., & Nugraha, F. A. D. (2019). Prediction Potential Chlorogenic Acid As Inhibitor Ace (In Silico Study). Bioscience, 3(2), 197. https://doi.org/10.24036/0201932105856-0-00

Inggi, R., Mardin, M., Siregar, M., & Asmira, A. (2023). Sistem Informasi Pemanfaatan Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Berbasis Android. Simkom, 8(1), 39–54. https://doi.org/10.51717/simkom.v8i1.101

Latifah, A., Tresnawati, D., & Sanjaya, H. (2022). Media Pembelajaran Menggunakan Teknologi Augmented Reality untuk Tanaman Daun Herbal. Jurnal Algoritma, 19(2), 515–526. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.19-2.1138

Lisma, L. T., & Rangkuti, Y. (2021). Penggunaan Tanaman Herbal pada Masa Pandemi Virus Corona ( new emerging disease ) dan Penanganan Corona Virus Disease 2019 ( COVID-19 ), Tercatat Program pencegahan dan Salah Satu Kluster yang Emerging Penanggulangan Diidentifikasi Sebelumnya pada Manusia. Jurnal Kedokteran STM (Sains Dan Teknologi Medik), IV(Ii), 148–154.

Nurhayati, A., & Artikel, R. (2025). Budidaya tanaman obat herbal organik untuk meningkatkan kesehatan fisik. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(204), 430–441. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i2.22622

Rahmawati, & Ida Mardhiyah Afrini. (2024). Pendidikan Kesehatan Terapi Herbal Pada Masyarakat Pesisir Kecamatan Nambo Kota Kendari. Jurnal Pengabdian Meambo, 3(2), 58–62. https://doi.org/10.56742/jpm.v3i2.86

Sapitri, A., Asfianti, V., & Marbun, E. D. (2022). Pengelolahan Tanaman Herbal Menjadi Simplisia sebagai Obat Tradisional. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(1), 94–102.

Syahidan, H. H., & Wardhana, Y. W. (2019). Review Jurnal: Parameter Standarisasi Tanaman Herbal Untuk Pengobatan. Jurnal Farmaka, 17(1), 263–272. http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/22094/pdf

Taher, R. F., Al-Karmalawy, A. A., Abd El Maksoud, A. I., Khalil, H., Hassan, A., El-Khrisy, E. D. A., & El-Kashak, W. A. (2021). Two new flavonos and anticancer activity of Hymenosporum flavum: In vitro and molecular docking studies. Journal of HerbMed Pharmacology, 10(4), 443–458. https://doi.org/10.34172/jhp.2021.52