MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI ANAK PENDERITA KANKER MELALUI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN GURU ( STUDI KASUS YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA KECAMATAN CEMPAKA PUTIH )
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kanker pada anak memiliki karakteristik yang berbeda dengan kanker pada orang dewasa, baik secara medis maupun psikologis. Anak penderita kanker cenderung mengalami perubahan sikap, seperti menarik diri, kurang percaya diri, dan kesulitan berkomunikasi. Oleh karena itu, peran guru sebagai pembimbing di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) menjadi sangat penting dalam membantu membangun rasa percaya diri anak melalui komunikasi interpersonal yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal guru dapat memengaruhi dan meningkatkan rasa percaya diri anak penderita kanker di YKAKI Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas komunikasi interpersonal dari Joseph A. Devito yang meliputi keterbukaan, empati, sikap positif, dukungan, dan kesetaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap tiga anak penderita kanker dan tiga guru di YKAKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan komunikasi interpersonal secara efektif dengan membangun hubungan yang bersifat pertemanan, kekeluargaan, dan penuh kasih sayang. Pendekatan ini membantu anak merasa dihargai dan didukung, sehingga kepercayaan diri mereka meningkat. Kesimpulannya, komunikasi interpersonal yang efektif dari guru berperan penting dalam membangun rasa percaya diri anak penderita kanker serta mendorong mereka untuk tetap memiliki harapan dan menggapai keinginan di tengah keterbatasan kondisi kesehatan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Charismana, D. S., Retnawati, H., & Dhewantoro, H. N. S. (2022). Motivasi Belajar Dan Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Ppkn Di Indonesia: Kajian Analisis Meta. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, 9(2), 99–113. https://doi.org/10.36706/jbti.v9i2.18333
DeVito, J. A. . (1989). The interpersonal communication book. Pearson Education, Inc.
Hamdan, M. A. (2020). Relevansi Komunikasi Pembelajaran dengan Materi Bahan Ajar SD/MI. Jurnal Komunikasi Penyiaran IslamIlmiah Wahana Pendidikan, 6(3), 442–456. https://doi.org/10.5281/zenodo.3986243
Hovland, C. I., & Weiss, W. (1951). The Influence of Source Credibility on Communication Effectiveness Linked references are available on JSTOR for this article : The Influence of Source Credibility on Communication Effectiveness *. The Public Opinion Quarterly, 15(4), 635–650.
Husna, nailul. (2017). Dampak Media Sosial Terhadap Komunikasi Interpersonal Pustakawan. Libria, 9, 189. https://www.google.com/search?q=dampak+media+sosial+terhadap+komunikasi+interpersonal&oq=dampak+media+s&aqs=chrome.3.0i512l2j69i57j0i512l7.9293j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Octaviana, dila rukmi, & Ramadhani, reza aditya. (2021).
Saputra, S. (2020). Efektivitas Komunikasi Interpersonal Dalam Kegiatan Pembelajaran Melalui Media Whatsapp Group. Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 7(1), 11–21. https://doi.org/10.37676/professional.v7i1.1087
Sarmiati, E. R. R. (2019). Komunikasi Interpersonal Elva Ronaning Roem Sarmiati Cv . Irdh. In Irdhcenter. www.irdhcenter.com