Agresivitas Verbal Suporter Sepak Bola di Media Sosial (Studi Kasus Komunitas The Jakmania Pendukung Persija Jakarta)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana fanatisme suporter—khususnya kelompok The Jakmania pendukung Persija Jakarta—berkontribusi terhadap munculnya agresivitas verbal di platform media sosial Instagram. Dua fokus utama adalah: (1) bentuk-bentuk agresivitas verbal yang dilakukan anggota The Jakmania dalam ranah digital, dan (2) faktor-faktor yang mendorong munculnya perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di wilayah Jakarta Pusat, melibatkan wawancara mendalam, observasi aktivitas komentar di akun komunitas suporter, dokumentasi, dan diskusi kelompok. Hasil menunjukkan bahwa agresivitas verbal tersebut tercermin dalam penggunaan kata-kasar dan umpatan, ejekan atau penghinaan terhadap tim lawan, serta intimidasi atau ancaman yang muncul dalam kolom komentar Instagram. Faktor-faktor pemicu meliputi emosi kekalahan atau kekecewaan terhadap tim, provokasi dari suporter lawan, tekanan solidaritas internal komunitas, media sosial sebagai ruang bebas dan anonim, identitas kuat terhadap klub, budaya kelompok dengan gaya bahasa keras, serta minimnya pengawasan atau sanksi terhadap komentar agresif. Temuan ini memperkuat relevansi teori identitas sosial, deindividuasi, dan media baru dalam memahami perilaku suporter daring. Implikasi penelitian mencakup kebutuhan untuk program literasi digital dan pengendalian emosi di komunitas suporter, penetapan kode etik komunikasi daring, dan perluasan peran pemangku kepentingan untuk mengubah media sosial menjadi ruang dukungan yang lebih sportif
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Buss, A. H., & Perry, M. (1992). The Aggression Questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology, 63(3), 452–459.
Chang, L. (2008). Deindividuation and Group Behavior. Journal of Social Issues, 64(2), 385–404.
Effendy, O. U. (2016). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Koeswara, E. (1991). Agresi: Sebab dan Akibatnya. Bandung: Eresco.
McQuail, D. (2011). McQuail’s Mass Communication Theory. London: Sage.
Myers, D. G. (2015). Social Psychology (12th ed.). New York: McGraw-Hill.
Robles, R. (2013). Fanaticism and Its Consequences in Social Identity. Journal of Social Issues, 25(2), 113–126.
Shima, H., Youb, K. H., Leec, J. K., & Go, E. (2015). Why do people access news with mobile devices? Exploring the role of suitability perception and motives on mobile news use. Telematics and Informatics, 32(1), 108–117.
Walgito, B. (2010). Psikologi Sosial. Yogyakarta: Andi Offset.
W., & Park, S. Y. (2011). Selective Posting: Willingness to post a message online. Journal of Computer-Mediated Communication, 16(2), 201–227.