PENGARUH KONSENTRASI NUTRISI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KANGKUNG (IPOMOEA REPTANS POIR) SECARA HIDROPONIK DEEP FLOW TECHNIQUE (DFT)

Penulis

  • Dodo Gustaman Universitas Ibnu Chaldun
  • Jalil Universitas Ibnu Chaldun

Kata Kunci:

Kangkung, hidroponik, Deep Flow Technique, AB Mix, konsentrasi nutrisi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung (Ipomoea reptans Poir.) yang dibudidayakan secara hidroponik dengan metode Deep Flow Technique (DFT). Penelitian dilakukan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Jakarta Pusat pada Juni–Juli 2021 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan konsentrasi nutrisi: P1 (700–1050 ppm), P2 (1050–1400 ppm), dan P3 (1400–1750 ppm). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, dan berat tanaman. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi nutrisi berpengaruh signifikan terhadap semua parameter pertumbuhan. Perlakuan P2 memberikan hasil terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 41,68 cm, jumlah daun 13,47 helai, panjang daun 17,64 cm, dan berat bersih 22,83 g. Konsentrasi terlalu rendah (P1) atau terlalu tinggi (P3) cenderung menurunkan hasil. Kesimpulannya, konsentrasi optimal AB Mix untuk kangkung hidroponik DFT berada pada kisaran 1050–1400 ppm

Diterbitkan

2025-05-01