Peran Pupuk Organik dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.)

Main Article Content

Dodo Gustaman

Abstract

Produktivitas tanaman padi masih menjadi perhatian utama dalam pembangunan pertanian nasional. Penggunaan pupuk kimia secara intensif dalam jangka panjang berpotensi menurunkan kualitas tanah dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pemanfaatan pupuk organik dan pupuk hayati sebagai alternatif pemupukan berkelanjutan semakin banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hasil-hasil penelitian mengenai pengaruh pupuk organik dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengkaji artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2014–2024 dan diperoleh dari berbagai basis data ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk organik dan pupuk hayati mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif, serapan hara, serta hasil gabah padi. Efektivitas perlakuan dipengaruhi oleh jenis pupuk, dosis, dan kondisi lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dodo Gustaman. (2026). Peran Pupuk Organik dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Agrosasepa: Jurnal Ilmu Pertanian, 4(1), 24-28. https://jurnal.uic.ac.id/Agrosasepa/article/view/489
Section
Articles

How to Cite

Dodo Gustaman. (2026). Peran Pupuk Organik dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Agrosasepa: Jurnal Ilmu Pertanian, 4(1), 24-28. https://jurnal.uic.ac.id/Agrosasepa/article/view/489

References

Abdurachman, A., et al. (2016). Pengelolaan hara terpadu pada tanaman padi. Jurnal Litbang Pertanian, 35(2), 67–76.

Adiningsih, J. S. (2016). Peranan bahan organik tanah. Jurnal Tanah.

Anas, I. (2017). Pupuk hayati dan perannya dalam pertanian berkelanjutan. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 19(1), 1–8.

Arsyad, S., et al. (2021). Publikasi ilmiah pertanian di Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian.

Badan Litbang Pertanian. (2019). Teknologi pemupukan padi sawah. Kementerian Pertanian.

BPS. (2023). Statistik produksi padi Indonesia.

Brady, N. C., & Weil, R. R. (2017). The nature and properties of soils. Pearson.

Dewi, T. K., & Yuwono, N. W. (2018). Pengaruh pupuk organik terhadap sifat tanah sawah. Jurnal Tanah Tropika, 23(1), 45–53.

FAO. (2022). Rice market monitor.

Fahrurrozi, et al. (2020). Respon pertumbuhan padi terhadap pupuk hayati. Jurnal Agroekoteknologi, 12(2), 89–97.

Hardjowigeno, S. (2018). Ilmu tanah. Akademika Pressindo.

Hartatik, W., & Setyorini, D. (2015). Pemanfaatan pupuk organik pada padi sawah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 9(1), 31–40.

Hidayat, R., & Santoso, D. (2018). Pengaruh pupuk organik terhadap padi. Jurnal Agroteknologi.

Ismunadji, M., et al. (2016). Peningkatan hasil padi melalui pemupukan berimbang. Jurnal Penelitian Pertanian.

Kitchenham, B. (2017). Systematic literature review. Information and Software Technology.

Kurnia, U., et al. (2018). Peran bahan organik tanah dalam produksi padi. Jurnal Tanah dan Iklim, 42(2), 101–110.

Mulyani, A., et al. (2017). Teknologi intensifikasi padi. Jurnal Litbang Pertanian.

Nugroho, A., et al. (2020). Aplikasi pupuk hayati pada padi. Jurnal Tanah dan SDL.

Prasad, R., et al. (2020). Biofertilizers and sustainable agriculture. Agronomy Journal.

Prasetyo, B., & Lestari, D. (2021). Pupuk organik pada padi. Jurnal Produksi Tanaman.

Sari, D. P., & Lestari, S. (2022). Kombinasi pupuk organik dan hayati. Jurnal Agronomi Indonesia.

Simanungkalit, R. D. M., et al. (2019). Pupuk hayati. Balai Penelitian Tanah.

Vessey, J. K. (2019). Plant growth promoting rhizobacteria. Plant and Soil.