RESPON PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI DAN BERBAGAI MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae Achepala Dc.)

Authors

  • Eryna Elfasari Rangkuti Universitas Ibnu Chaldun
  • Mochamad Iqbal Universitas Ibnu Chaldun

Keywords:

kailan, pupuk organic kotoran sapi, mulsa

Abstract

Respon Pemberian Pupuk Organik Kotoran Sapi dan Berbagai Mulsa Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kailan (Barassica oleraceae Acephala Dc). Dibimbing oleh Ir. Mardiah Laili, MP dan Eryna Elfasari Rangkuti. S.Si. M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kailan (Brassica oleraceae acephala DC) yang diberi mulsa. Penelitian ini dilaksanakan dikebun dijalan Raya Ciherang, Segunung, Pacet, Ciherang, Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat dari bulan Juli-September 2020. Penelitian ini dilakukan dengan bertanam di polibag dengan berat tanah 5 kg/polibag. Penelitian ini dialakukan dengan menggunakan Rancangan factorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dati 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah faktor pemberian pupuk organik kotoran sapi yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu: K0 = (kontrol), K1 = ( tanah ¾ bagian : pupuk ¼ bagian per polibag), K3 = (tanah ¼ bagian : pupuk ¾ bagian per polibag). Faktor kedua yaitu faktor pemberian mulsa yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yakni M0 = (kontrol), M1 = (mulsa tongkol jagung), M2 = (mulsa batang plastik). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik kotoran sapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, dan jumlah daun, produksi berat kotor dan berat bersih, pada tanaman kailan. Tidak nyatanya pemberian pupuk organic kotoran sapi disebebkan karena proses penguraian bahan organik yang terkandung dalam pupuk kendang tersebut berlangsung lambat. Sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh tanaman

Downloads

Published

2024-01-31